Menikmati Dinginnya Air di Bekas Pabrik Penggilingan Batu

Share:
loading...
Menikmati dinginnya air dibekas penggilingan batu. FOTO: Madan/ JAKWISATA
JAKWISATA.COM- Di siang yang hampir menjumpai sore, cuaca terasa sangat terik. Hawa panas seakan menyengat kulit. Aku bersama lima kawan lainnya bergegas menuju di salah satu sungai yang memiliki air yang dingin. 

Tempat yang terletak di Desa Naca Kecamatan Trumon Tengah Kabupaten Aceh Selatan ini bukanlah tempat wisata yang dikenal oleh banyak orang. Orang sering menyebutnya dengan Kuari.

Berendam di atas bebatuan yang dialiri air di bekas penggilingan batu. FOTO: Madan/JAKWISATA
Kuari ini merupakan sungai yang dipenuhi dengan bebatuan yang memiliki ukuran yang berbeda-beda. Jika dibandingkan dengan wisata air lainnnya, Kuari masih sangat kalah eksis.

Tampak bebatuan yang ada di aliran sungai Kuari. FOTO: Teuku Emy Kurniawan/ JAKWISATA
Sekitar tahun 1984, tempat ini dijadikan berdirinya pabrik penggilingan batu. Dan batu yang telah digiling tersebut digunakan untuk pembangunan jalan.

Meskipun begitu, tempat ini juga ramai dikunjungi oleh masyarakat setempat maupun sekitarnya. Airnya yang dingin juga jernih menjadikan tempat ini layak untuk dikunjungi.

Pengunjung menikmati mandi di sungai bekas penggilingan batu. FOTO: Teuku Emy Kurniawan/JAKWISATA
Untuk dapat di tempat ini, kita terlebih dahulu harus melewati perkebunan milik masyarakat setempat. Hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit perjalanan dari jalan negara.

FOTO: Madan/JAKWISATA

FOTO: Madan/JAKWISATA
Namun, apabila musim hujan anda disarankan untuk berhati-hati karna jalanannya akan dipenuhi lumpur. Tak ada pungutan biaya di tempat ini alias free. 

Anda di sekitar wilayah Trumon, tak ada salahnya mengunjungi tempat ini. []





loading...

Tidak ada komentar